Jumat, 08 Mei 2009
AKIBAT DARI KEMARAHAN.
AKIBAT DARI KEMARAHAN. Seorang anak memiliki sifat yang suka marah. Ayahnya memberikan kepadanya sekantong paku dan mengatakan agar setiap kali rasa marahnya timbul, agar ia memasukan sebuah paku di dalam pagar kayu yang ada di belakang rumah mereka. Pada hari pertama ia memaku 37 paku kedalam pagar. Kemudian secara bertahap setiap hari jumlah paku yang dimasukan menjadi kurang. Ia berpendapat lebih mudah untuk menguasai rasa marahnya daripada memasukan paku kedalam pagar itu. Akhirnya tibalah hari dimana anak itu sama sekali tidak timbul rasa marahnya. Hal ini ia ceritakan kepada ayahnya. Kemudian ayahnya mengusulkan anak pemuda itu mencabut paku-paku itu satu persatu setiap hari ia berhasil untuk mengendalikan rasa marahnya. Hari lepas hari lewat dan akhirnya tibalah hari dimana ia dapat mengatakan kepada ayahnya bahwa semua paku di dalam pagar telah tercabut. Ayahnya membimbing anaknya ke pagar itu. Ia mengatakan, kamu telah melakukanya dengan baik,anakku, namun lihatlah lubang-lubang pada pagar itu. Keadaan pagar itu selamanya tidak akan bisa sama lagi seperti semula. Tatkala kamu mengatakan sesuatu di dalam kemarahanmu, mereka meninggalkan sebuah bekas luka seperti yang kita lihat. Kamu dapat memasukan sebuah pisau di dalam tubuh seseorang. Tidak peduli berapa kali kamu meminta maaf padanya, luka itu masih tetap disana. Kata-kata yang melukai sama buruknya seperti luka-luka jasmani.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar