Senin, 20 Oktober 2008
SALAM & DOA DARI BAPAK GEMBALA DARI DALAM PENJARA (2)
SALAM & DOA DARI BAPAK GEMBALA DARI DALAM PENJARA (2) : Saya mengucap syukur kepada Allah, yang saya layani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan Pemimpin Rohani saya. Dan selalu aku mengingat Saudara dalam permohonan saya, baik siang maupun malam. Saudara-Saudara jemaat yang terkasih! Saya menulis ini kepada semua saudara dan mengharap dalam doa saya, supaya Allah Bapa dan Tuhan kita Kristus Yesus memberi berkat, rahmat dan sejahtera kepada saudara-saudara sekalian. Harapan saya, hendaklah Saudara-saudara seia sekata dan seperasaan. Hendaklah saudara saling sayang-menyayangi seperti orang-orang yang bersaudara. Dan hendaklah kalian saling berbelaskasihan dan bersikap rendah hati. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki; sebaliknya balaslah dengan memohonkan berkat dari Allah. Sebab Allah memanggil kita justru supaya saudara menerima berkat daripada-Nya. Di dalam Alkitab tertulis begini, "Orang yang mau menikmati hidup dan mau mengalami hari-hari yang baik, harus menjaga mulutnya supaya tidak membicarakan hal-hal yang jahat dan tidak mengucapkan hal-hal yang dusta dan menjaga hati nurani yang murni dan jangan merancangkan perkara yang jahat terhadap sesama saudara. Saudara harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik; hendaklah saudara berjuang sungguh-sungguh untuk mendapatkan perdamaian. Sebab Tuhan selalu memperhatikan orang-orang yang menuruti kemauan-Nya, dan Tuhan selalu mendengar doa-doa mereka; tetapi Tuhan melawan orang-orang yang melakukan kejahatan." Siapakah yang mau berbuat jahat kepada saudara, kalau kita senang berbuat baik? Tetapi sekalipun saudara harus menderita karena melakukan hal-hal yang baik, saudara beruntung! Janganlah takut kepada siapa pun, dan jangan takut / khawatir. Tetapi dalam hati saudara, hendaklah saudara memberikan kepada Kristus penghormatan yang khusus yang sesuai dengan kedudukan-Nya sebagai Tuhan. Dan hendaklah saudara selalu siap untuk memberi jawaban kepada setiap orang yang bertanya mengenai pengharapan yang saudara miliki dalam Kristus Yesus. Tetapi lakukanlah itu dengan lemah lembut dan hormat. Dan hendaklah hati nurani saudara murni, supaya kalau saudara difitnah karena kita hidup dengan baik sebagai pengikut Kristus, maka orang yang memfitnah itu akan menjadi malu sendiri. Lebih baik menderita karena berbuat baik ---- kalau itu adalah kemauan Allah ---- daripada menderita karena melakukan yang jahat. Sebab Kristus sendiri mati dan menderita hanya sekali saja, untuk selama-lamanya karena dosa manusia ---- seorang yang tidak bersalah, mati untuk orang yang bersalah. Kristus melakukan itu supaya ia dapat membimbing kita kepada Allah. Ia dibunuh secara jasmani, tetapi dihidupkan kembali secara rohani. Tetaplah Berdoa dengan tidak berkeputusan. Amin. (II Timotius 1:3-10) Tuhan Yesus Kristus memberkati Saudara-Saudara sekalian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar